News

10 Orang Tewas dalam Serangan Udara Israel ke Lebanon pada Minggu

Beirut (KABARIN) - Pusat Operasi Darurat Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan, setidak-tidaknya 10 orang tewas dan 13 lainnya luka-luka ketika Israel melanjutkan serangannya di sejumlah area di Lebanon selatan, Minggu (15/3).

Kemudian, pusat operasi itu juga menyatakan dua orang tewas dan empat lainnya luka-luka dalam serangan udara Israel di Majdal Selm yang terletak di Distrik Marjayoun.

Dalam serangan lain, tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya luka-luka di Aaitit yang terletak di Distrik Tyre.

Selain itu, serangan udara Israel di Qatrani di Distrik Jezzine, Sabtu (14/3), malam waktu setempat menewaskan lima orang dan melukai enam lainnya.

Sebelumnya pada Minggu, juru bicara militer Israel Avichay Adraee memperingatkan penduduk di pinggiran selatan Beirut untuk meninggalkan lokasi-lokasi tertentu. Namun, tidak ada serangan Israel yang dilaporkan di area tersebut pada hari itu.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Lebanon pada Minggu menyampaikan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon telah meningkat menjadi 850 sejak 2 Maret.

Dalam laporan hariannya, Pusat Operasi Darurat kementerian itu mengatakan sebanyak 2.105 orang terluka selama periode yang sama.

Laporan tersebut juga mencatat peningkatan korban anak-anak, dengan jumlah anak yang tewas mencapai 107 orang.

Hizbullah mengumumkan peluncuran roket dari Lebanon ke arah Israel pada 2 Maret untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata diumumkan pada 27 November 2024. Israel kemudian melancarkan kampanye militer terhadap kelompok tersebut, yang melibatkan serangan udara intensif di beberapa area di Lebanon selatan dan timur, selain pinggiran selatan Beirut.

Pewarta: Xinhua
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: